TEMPO.CO, Jakarta
- Populasi manusia di muka Bumi mencapai tujuh miliar jiwa pada Oktober
2011. Namun, tak lama lagi, berdasarkan prediksi dari World Bank, angka
ini akan segera disalip jumlah ponsel di dunia.Salah satu faktor pendukungnya adalah lonjakan penggunaan telepon seluler pada negara dengan pendapatan rendah dan sedang hingga 1.500 persen sejak tahun 2000 hingga 2010. Sebelumnya, hanya terdapat empat ponsel setiap 100 jiwa. Satu dekade kemudian rasio ini menjadi 72 ponsel per 100 jiwa. Selain itu, di beberapa negara termasuk Indonesia, memiliki lebih dari satu nomor ponsel merupakan hal yang biasa.
Sementara itu di negara berkembang umumnya kalangan mudalah yang mendongkrak penjualan ponsel. Mereka yang berusia di bawah 15 tahun berkontribusi 29 persen terhadap penjualan ponsel di negara dengan pendapatan per kapita yang rendah hingga sedang.
Ponsel masih digunakan untuk penggunaan primernya, yaitu menelepon dan mengirim SMS. Sepanjang 2010 saja ada lima triliun pesan pendek yang dikirim.
Sementara itu, khusus untuk Indonesia, World Bank menemukan bahwa 96 persen pengguna menggunakannya untuk mengirim SMS, 38 persen untuk mengambil foto atau video, dan 22 persen menggunakannya untuk mengakses Internet.
0 komentar:
Posting Komentar